Struktur Presentasi yang Baik

Struktur Presentasi Yang Baik



Assalamualikum Wr. Wb

Kali ini kita akan membahas tentang struktur presentasi yang baik dan benar, tapi sebelum masuk di pembahasan yuk kita bahas dlu pengertian dari presentasi itu :)

Apa itu presentasi ?

Merujuk ke KBBI, kata presentasi diartikan dengan pengucapan pidato, sedangkan arti mempresentasikan adalah menyajikan, mengemukakan (dalam diskusi dan sebaginya). Dari pengertian itu, dapat disimpulkan bahwa presentasi merupakan suatu kegiatan berbicara di depan umum atau audiens dalam rangka menyampaikan informasi atau gagasan untuk memperoleh pemahaman atau kesepakatan bersama. Biasanya, presentasi ini dilakukan dalam kegiatan bisnis atau riset.

Bagaimana menyusun struktur presentasi yang baik?

Membuat struktur presentasi yang baik adalah langkah penting untuk memastikan pesan anda tersampaikan secara efektif kepada audiens. Terdapat beberapa langkah yang dapan menunjang presentasi anda dapat tersamapaikan dengan baik:

1.      Tentukan tujuan presentasi

Mulailah dengan mengidentifikasi tujuan presentasi anda. Menetapkan tujuan ankan membantu anda mengarahkan konten dan pesan presentasi.

2.      Buat pendahuluan yang menarik
pendahuluan yang kuat dapat menarik perhatian audiens dan membangkitkana minat mereka. Anda dapat memulai dengan sebuah cerita, fakta menarik atau pertnayaan yang relevan untuk membuka presentasi.

3.      Gunakan poin-poin utama

Setelah Anda menentukan struktur utama, buat poin-poin utama yang akan membentuk tulang punggung presentasi Anda. Pastikan setiap poin memiliki pesan inti yang jelas dan mendukung tujuan presentasi Anda.

4.      Sertakan konten yang relevan

Rekapitulasikan poin-poin utama Anda dalam kesimpulan yang kuat. Sisipkan pesan inti Anda sekali lagi untuk memastikan pesan Anda terekam oleh audiens.

5.      Gunakan media pendukung

Pertimbangkan penggunaan media pendukung seperti slide PowerPoint, grafik, video, atau demo produk yang relevan. Media ini dapat membantu memvisualisasikan konsep yang kompleks atau memperkuat pesan Anda. Namun, pastikan media yang Anda gunakan mendukung dan tidak mengalihkan perhatian dari pesan utama Anda.

6.      Latih dan berlatih

Latihan akan membantu Anda merasa lebih percaya diri, memperbaiki alur cerita, dan melakukan presentasi tanpa terbata-bata.

Berikut salah satu contoh presentasi yaitu Presentasi Hafalan.

Presentasi hafalan (Memoriter) merupakan  jenis presentasi yang dilakukan dengan cara menghapal dari teks yang telah disediakan. Memoriter tidak menggunakan naskah dalam penyampaiannya, pembicara hanya melakukan persiapannya dengan menghafal dari teks dimana isinya mengenai informasi yang akan disampaikan. Kelebihan dan kelemahannya hampir sama dengan manuscript. Jenis ini harus hati-hati untuk dilakukan, karena apabila melupakan kata-kata dari naskah maka presentasi yang dilakukan akan terjadi kegagalan.


Komentar